Plataran Group Lebarkan Bisnis Restorannya ke Kota Tokyo

ADALAH Plataran Group, perusahaan yang fokus berbisnis di sektor pariwisata akan memacu ekspansi bisnis ke luar negeri, dengan tetap membidik lokasi-lokasi daerah wisata yang berpotensi di Indonesia.

Menurut Yozua Makes, pemilik Plataran Group mengatakan, Plataran Group akan membangun restoran bekerjasama dengan pengusaha Jepang di Tokyo. Kita pernah dijajah Jepang 3,5 tahun, saatnya kita ke sana dong. Rencananya, Plataran Grup akan membuka resto di Tokyo, tepatnya di kawasan Shinjuku, mal Lumine.

“Platatan Grup membuka restoran di Jepang karena market-nya besar. Apalagi, Orang Indonesia sekarang banyak yang berwisata ke Jepang. Hadirnya Plataran membuat beli makanan halal gampang di sana. Plataran akan membuka resto pada Juni nanti,” ujarnya.

Dikatakan, adapun di Indonesia, Plataran akan fokus membangun hotel atau vila, khususnya di daerah pariwisata. Kami akan terus ekspansi di daerah wisata, baru saja kami buka hotel terbesar di Bromo.

Namun ketika ditanya mengenai investasinya, Yozua yang juga pemilik Kantor Makes & Partners Law Firm enggan membeberkan angka investasi yang dia benamkan untuk membuka restoran Plataran di Jepang dan Hotel di Bromo. Kalau lawyer tidak pernah tahu angka.

“Sambil mempersiapkan launching restoran Plataran Group di Jepang, Plataran juga sudah melakukan renovasi di Vila Plataran Labuan Bajo yang akan menjadi lokasi penginapan delegasi IMF-World Bank Annual Meetings 2018 saat kunjungan destinasi ke Taman Nasional Komodo,” katanya.

Ditambahkannya, terpilihnya Plataran Labuan Bajo sebagai penginapan di gelaran rapat besar IMF-World Bank karena hotel ini menurut pemerintah paling representatif. Apalagi, acara BUMN Summit pernah dipusatkan di Plataran Labuan Bajo. Ibu Menteri BUMN pernah naik kapal pesiar saya.

“Saat ini, Plataran Grup memiliki sembilan kapal pesiar, enam diantaranya bersandar di Labuan Bajo. Di Labuan Bajo, empat kapal Pinisi dan dua kapal pesiar. Itu saya beli, bukan sewa. Selain memiliki kapal pesiar, Plataran punya delapan hotel dan 12 restoran. Terbaru saya membeli rumah tua berusia 100 tahun di Sam Ratulangi Jakarta. Rencananya ini untuk rumah heritage. April akan pameran Louis Vuitton's," ungkapnya.

Dijelaskannya kembali, dalam menjalankan bisnis Plataran Grup mengaku masih menggunakan 100% dana sendiri buat ekspansi. Saya tidak ada kongsi dengan siapapun. [kontan.co.id/photo traveltextl]