You are here

Eksotis Gili Kedis, Pulau Romantis di Selatan Lombok

SATU lagi gugusan pulau-pulau kecil di wilayah Pulau Lombok yang keindahan dan keeksotisan alamnya menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung, yaitu gugusan empat Gili di sebelah selatan Pulau Lombok, Gili Nanggu, Gili Tangkong, Gili Sudak, dan Gili Kedis di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Menurut para wisatawan yang pernah berkunjung ke lokasi wisata ini, keindahan panorama empat Gili tersebut tak kalah dengan keindahan tiga Gili di utara Pulau Lombok yang lebih dahulu dikenal dunia, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Bahkan dapat dikatakan, tempat ini memiliki kelebihan tersendiri, sepi dan masih alami.

“Namun sarana dan prasarana di empat Gili ini memang masih minim, belum ada satupun hotel atau tempat penginapan yang dibangun, hanya restaurant saja yang ada di Gili Nanggu dan Gili Sudak. Tetapi bagi tamu, suasana sepi dan jauh dari keramaian inilah yang justru semakin menarik mereka untuk berkunjung kesini,” katanya.

Diharapkan, pemerintah daerah agar tetap mempertahankan kealamian empat Gili ini. Bukannya menolak pembangunan, tetapi kebutuhan wisatawan yang menuntut demikian. Pembangunan di kawasan wisata penting, tetapi jangan yang permanen, cukup memperbaiki sarana dan prasarana umum seperti pelabuhan penyeberangan ke Gili, pengadaan toilet, dan terpenting selalu menjaga kebersihan, utamanya di jalur-jalur jalan menuju lokasi wisata.

Biasanya wisatawan yang berkunjung biasanya mengikuti program one day trip yang dijual oleh travel agent.  Sedangkan untuk mencapai tempat ini, para wisatawan dapat menyeberang dengan boat dari pelabuhan kecil di Desa Tawun, Sekotong. Kalau untuk penyeberangan ke satu Gili biaya untuk sewa boat-nya sebesar Rp200 ribu, dua Gili Rp230 ribu, dan untuk tiga Gili Rp280 ribu.

Dari Pelabuhan Tawun, wisatawan biasanya menyeberang ke Gili Nanggu (gugusan Gili paling timur) untuk melakukan aktifitas berjemur di pantai berpasir putih, berenang, snorkeling, atau diving menikmati keindahan pemandangan bawah laut sekitar Gili dengan keindahan karang-karang dan ikannya.

Berikutnya menyeberang ke Gili Tangkong melakukan aktifitas yang sama, kemudian menjelang siang mampir ke Gili Sudak untuk makan di restaurant dan menu yang disajikan semua serba seafood, ada ikan bakar, ikan goreng, nasi goreng, dan lainnya.

Meskipun Gili Sudak hanya dijadikan tempat singgah untuk makan siang, tetapi pulau kecil dengan luas sekitar 30 hektar ini juga memiliki panorama alam dan keindahan bawah laut yang tak kalah dengan Gili Nanggu dan Gili Tangkong.

Bahkan tepat dihadapan Gili Sudak, ketika dalam perjalanan pulang kembali ke Pelabuhan Tawun, ada pulau karang kecil seluas sekitar 2,5 are, Gili Kedis, yang di kalangan wisatawan dijuluki sebagai Romantic Island.

Pulau kecil ini menjadi rangkaian terakhir dari program one day trip, dimana para tamu dapat menghabiskan waktunya menikmati keindahan alam nan ekstotis, dan matahari tenggelam di ufuk barat. Gili Kedis memang menjadi magnet terakhir dari petualangan ke gugusan empat Gili di wilayah selatan Pulau Lombok yang sangat diminati para wisatawan mancanegara maun domestik. [sigit setyo/photo istimewa]

 

Add new comment