You are here

Tren Terkini Para Billionaire Pesan Beberapa Pesawat Jet Pribadi

DITENGAH ancaman harga BBM yang terus melambung, kebutuhan akan sesuatu yang berbau private justru semakin diserbu para billionaire, misalnya dengan memesan beberapa pesawat jet pribadi sebagai premium transport mereka. Angka penjualannya pun terbilang melesat cukup fantastis. Lantas, apa yang menyebabkan para jutawan itu mendambakan jet pribadi?

Perusahaan manufaktur pesawat jet pribadi kini kebanjiran order. Pesanan terutama datang dari billionaire asal Amerika Serikat, Eropa, China, India, Rusia dan bahkan dari Indonesia. Bisnis pesawat jet pribadi memang sangat menjanjikan, para analis ekonomi pun menilai bisnis ini akan tetap berjalan seiring dengan krisis ekonomi dunia. Dan luar biasanya lagi, segala yang ditawarkan akan tetap dibeli oleh kaum billionare.

Para pemain pembuat jet pribadi, sebut saja Cessna Aircraft, Bombardier dan Embaer mengatakan total bisnis penjualan pesawat jet pribadinya mencatat rekor pesanan yang cukup signifikan, naik 53% melampaui pesanan pesawat pada tahun sebelumnya dan diperkirakan akan terus meningkat untuk beberapa tahun ke depan. Bahkan perusahaan-perusahaan tersebut telah mempunyai rencana untuk membangun jet pribadi komersial dengan kapasitas 20 orang yang mampu menyeberangi Samudra Pasifik dengan sekali isi bahan bakar penuh.

Namun apa alasan para jutawan memburu pesawat jet pribadi? Salah satunya adalah Roman Abramovich, billionaire dan raja minyak asal Rusia yang memilih pesawat jet pribadi ketimbang menggunakan pesawat komersial regular. Alasannya karena perjalanan bisnis akan lebih lancar dan tidak akan menghadapi kendala keterlambatan waktu, seperti yang kerap terjadi pada penerbangan pesawat komersial, disamping faktor kenyamanan, keamanan dan lebih privacy.

Selain itu masih ada bintang sepak bola David Beckham dan Ronaldo, bintang film terkenal Halle Berry dan Tom Cruise, atau sang media mogul, Rupert Murdoch, Carlos Slim, raja semen Meksiko, Laksmi Mittal, dan raja baja asal India yang ramai-ramai menggunakan pesawat jet pribadi.

Untuk menggunakan pesawat jet pribadi memang jauh lebih mahal ketimbang menggunakan pesawat biasa. Nilainya pun bisa mencapai jutaan dollar AS atau miliaran rupiah. Meski demikian, bukan masalah bagi seorang Beckham atau para jutawan lainnya yang memiliki penghasilan puluhan juta dollar AS untuk memiliki pesawat jet untuk keperluan pribadi mereka.

Harga satu pesawat dipatok sekitar US$50-60 juta belum termasuk permintaan khusus lainnya. Ruang kabin dalam pesawat jet pribadi dapat disesuaikan dengan permintaan dari customers, termasuk bahan-bahan super exclusive untuk keperluan interior, dekorasi kursi, ruang pesawat, dan ruang tambahan. Para jutawan pun harus mengeluarkan uang ekstra untuk memenuhi impian mereka tersebut.

Di Indonesia sendiri hanya segelintir orang saja yang bisa memiliki atau menggunakan pesawat jet pribadi. Meskipun harga yang ditawarkan sangat mahal, namun minat para pelanggan jet pribadi cenderung mengalami peningkatan, setidaknya mereka dapat memanfaatkan jasa sewa pesawat yang ditawarkan operator penerbangan swasta, dengan biaya sekitar US$5.000-US$6.000 per jam.

Para jutawan maupun eksekutif memilih menggunakan pesawat jet pribadi terutama karena faktor keamanan, di samping kemampuannya mencapai jarak yang dituju dalam waktu yang cepat dan tepat. Selain itu, pesawat jet pribadi dipilih karena fasilitas hiburan yang tersedia di dalamnya. Mereka bebas menentukan hiburan-hiburan yang diinginkan selama dalam perjalanan terbang untuk menghindari rasa bosan.

Karena alasan itu, tidak heran jika saat ini banyak perusahaan jet pribadi berlomba-lomba melengkapi fasilitas hiburan mereka seperti dengan menyediakan high-tech audio systems, cyber jet, discotheque, gourmet catering, spa, yoga, dan bahkan lebih ekstrim lagi ada pula yang menampilkan striptease in the air, seperti yang sering dilakukan oleh raja Playboy, Hugh Hufner lengkap dengan para Bunny-nya untuk menjamu para klien di udara.

Ya, para pengguna pesawat jet pribadi tentunya menginginkan kesempurnaan dalam semua persiapan terbangnya, seperti halnya business, dealing and pleasure will be successful.[traveltext]

 

 

Add new comment