You are here

Hotel Griyadi Antariksa Malang Bidik MICE

HOTEL Griyadi Antariksa Malang siap memacu proyek pembenahan berbagai fasilitas layanannya sebagai antisipasi terhadap meningkatnya tingkat hunian pasca disepakatinya kerjasama operasional dengan Group Sahid Internasional Hotel.

Menurut Sri Wahyuni, pemilik Hotel Griyadi Antariksa, seperti yang dikutip dari bisnis-jatim.com mengatakan fasilitas yang siap dibenahi pada 2012 ini antara lain berupa pembangunan ruang pertemuan baru berkapasitas 120 orang dan 30 unit kamar. Saat ini fasilitas yang ada terdiri dari 70 unit kamar dan dua ruang pertemuan.

“[Pembenahan] ini sebagai antisipasi melonjaknya tingkat hunian mengingat pada tahun ini kegiatan MICE (meeting, incentive, convention, exhibition) di Malang, baik dari kalangan government dan korporasi meningkat secara signifikan,” kata Sri Wahyuni.

Dikatakan, sejak pengelolaan manajemen Hotel Griyadi Antariksa ditangani Group Sahid Internasional Hotel tiga bulan lalu, tingkat huniannya meningkat secara signifikan, saat ini rata-rata mencapai 47%.

“Dibandingkan tingkat hunian sebelumnya rata-rata tumbuhnya mencapai 60% lebih. Meningkatnya tingkat hunian tersebut akan terus dipacu dengan mengoptimalkan jaringan Group Sahid Internasional Hotel yang kini jumlahnya mencapai 23 hotel di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dengan kerjasama manajemen tersebut kini kelas Hotel Griyadi Antariksa terangkat dari kelas hotel melati menjadi hotel bintang dua. Bahkan ke depan ekspansi akan terus dilakukan dengan memperluas hotel tiga hingga empat hektare kearah utara.

Ditambahkannya, ekspansi tersebut dipastikan akan melompati sungai Brantas yang kini berada dibelakang hotel. Kendati demikian, ekspansi tersebut tidak akan dibangun gedung semua karena kami akan tetap mempertahankan view hotel berupa pemandangan alam, yaitu sawah dan gunung Arjuno yang indah.

“Selain Griyadi Antariksa Malang, kerjasama manajemen dengan kelompok Sahid Internasional Hotel juga akan dilakukan terhadap Antariksa Resort Sukabumi yang luasnya kini mencapai 11 hektare. Kami sudah bicara-bicara dengan beberapa direksi di Group Sahid, mereka juga sudah dua kali melihat ke sana. Pembicaraan masih akan terus dilanjutkan mudah-mudahan tidak terlalu lama menemukan titik temu,” ungkapnya. [photo istimewa]

Add new comment