ADALAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur yang akan mengembangkan diri sebagai destinasi eksotik kelas dunia. Potensi daya tarik mengandalkan wisata budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade) dengan membangun kolam apung di Pulau Siput.

Bupati Eliaser Yentji Sunur didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, dalam jumpa pers usai peluncuran event Festival 3 Gunung Lembata sebagai Calender of Event (CoE) 2018, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta belum lama ini.

Sektor pariwisata kami tempatkan sebagai sektor unggulan untuk mensejahterakan masyarakat. Kami ingin mengembangkan pariwisata Lembata sebagai destinasi eksotik dengan mengandalkan pada potensi budaya, alam, dan buatan. Bahwa untuk mengembangkan sektor pariwisata, Pemkab Lembata telah mengalokasikan dana pembangunan dan promosi sebesar Rp15 miliar, serta memperoleh dukungan pemerintah pusat (Kemenpar) melalui DAK sebesar Rp1,5 miliar. [traveltextonline.com]