Presiden SBY: Saya Minta Batik Indonesia Khas dan Berkarakter

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar batik Indonesia memiliki kekhasan atau karakter sehingga dapat terus bertahan dan bersaing di dunia.
"Harus ada kekhasan. Batik Indonesia harus punya karakter atau kekhasan. Kekhasan ini bisa nasional atau juga daerah. Contohnya motif pace (mengkudu) yang dapat menjadi ciri khas batik Pacitan," kata Presiden seperti yang dikutip dari antaranews.com.
Kepala Negara kemudian mengingatkan agar masyarakat Indonesia tetap konsisten mengembangkan batik sekalipun batik telah menjadi warisan dunia.
"Salah satu syarat menjadi warisan dunia adalah harus ada keberlanjutan. Jadi pengrajinnya juga," katanya seraya menambahkan bahwa status tersebut dapat ditarik apabila tidak ada regenerasi.
Lebih lanjut Presiden yang malam itu mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna coklat mengatakan bahwa batik adalah salah satu produk ekonomi kreatif yang berkembang baik.
"Karena Pacitan adalah pusat kerajinan batik teruslah dikembangkan agar batik Pacitan bisa berkompetisi dengan daerah lain," ujarnya.
Ia juga berharap para pengrajin batik tidak khawatir jika negara lain juga mengembangkan batik karena batik Indonesia lebih bagus dan khas.
Pada kesempatan itu Presiden juga meminta para pengrajin batik mengembangkan wayang beber yang pernah populer di Pacitan. Saat ini terdapat 12 pengrajin kelompok batik dengan 366 tenaga kerja di Pacitan. Para pengrajin batik di Pacitan telah mulai menggunakan pewarna alam. [photo istimewa]




Add new comment